Berjumpa dengan jawaban


“Pernah Merasa, dan berjumpa dengan jawaban”
(Oleh : Raf Soemitro)

Pernah merasa perjalanan kami terasa tak berguna
Merasa paling susah, merasa terberat, merasa gagal dan menyerah dengan kehidupan
Kehidupan yang membuat kami murung dan terus murung setiap hari nya
Setiap hari, hanya merasa putus asa

Pernah sedikit merasa ingin seperti orang lain
Bisa mengukir perjalanan yang begitu indah
Nafsu ingin seperti orang lain, terus membayangi kami
kami tak bisa, menjadi diri kami sendiri

Merasa tak bangga menjadi diri ini
Berbulan-bulan, bahkan ber tahun-tahun rasa nya seperti di kalahkan oleh keadaan
Mungkin kah hanya prasangka, kami tidak tahu saat itu
kami merasa menutup diri, tak pernah mencari solusi

kami ingin bercerita, meminta solusi
Tapi kami takut, tak di jawab dengan cinta
Rasanya seperti hambar, muak dengan ketidakpastian tentang cinta
Merasa tak pernah ada yang mencintai, itu yang kami rasa

Di jalanan, akhirnya kami sandarkan cinta
Memandang kesana-kemari, bertadabbur dengan nya
Bersahabat dengannya, tuk menemui jawaban
Apakah maksud dari semua ini

Di pinggiran kota, jauh dari keramaian
Ada sebuah keluarga kecil, dengan bangunan reot
Nampak begitu bahagia senantiasa selalu bersyukur
Dan tak lupa canda tawa mereka, selalu menghiasi setiap harinya

Kami berjumpa dengan jawaban
Ternyata yang kami inginkan dulu, hanya sekedar materi
Yang kami tengok dulu, hanya orang-orang serba berkecukupan
Tak pernah sekali, kami menengok orang-orang yang di bawah

Ternyata di balik keluhan kami itu semua
Masih ada yang jauh lebih sengsara, namun tetap bahagia diselimuti canda tawa
Kami merasa malu dengan diri ini, yang tak bisa bersyukur
Hanya ada rasa mengeluh dengan semua keadaan

Kami berterima kasih dengan semua perjalanan kami
Tak lupa keluarga kecil itu, yang telah menyadarkan kami
Bahwa hidup ini tidak harus melulu dengan keluhan
Karena sebanyak-banyak nya keluhan,
masih banyak di bawah ku yang tak seberuntung kami

Tulungagung, 20 April 2020

Posting Komentar

0 Komentar