Puisi Cinta "Doa, Usaha, dan Nasib"

"Doa, Usaha, dan Nasib"
(Oleh : Raf Soemitro)

Haruskah kami bertanya
Atau kah hanya diam dalam kegelisahan
Ataukah terus mencari dan mencari puing-puing reruntuhan itu

Dalam hati kami berkata...
Mungkin kah puing-puing itu masih ada

Apakah belum di telan bumi?
Layak nya kisah qorun yang di telan bumi pada masa nya

Apakah tidak akan menimbulkan perang?
Layak nya kisah cinta Hayam Wuruk dengan Dyah Pitaloka yang berujung pemicu perang bubat

Apakah malah perdamaian yang akan terjadi?
Layakanya kisah kaum ibu di bosnia, kroasia, kosovo,  dan serbia, yang berinisiatif menyambung kembali silaturahmi di antara 3 umat agama yang telah dirobek-robek dalam perang Yugoslavia

Semua serba banyak kemungkinan
Entah berujung tragis ataukah manis
Tinggallah Doa, Usaha, dan Nasib kisah menegangkan ini mau di bawa kemana

Tulungagung, 27 April 2020

Posting Komentar

0 Komentar