Puisi Edisi Corona

"Melatih diri, tuk saling menjaga prasangka"
(Oleh : Raf Soemitro)

Sepanjang hari kami tertawa sendiri
Celoteh kesana kemari,
Sekedar mengahargai waktu
Tak ada rasa, kecuali hidup ini harus dijalankan

Tak perlu menyesali apa yang terjadi
Bak mengiris hati, yang begitu tragis
Melihat apa yang sudah terjadi
Seperti lupa cara kami tuk tertawa

Kami bagaikan orang yang mengeluh dengan nasib
Nasib mengurung kami, di ranah tak bertapa ini
Bahkan, kami luput dari beribu-ribu harapan
Yang sebelumnya, selalu kami idam2 kan

Kami terus merenungi nasib
Berupaya mencari dan menggali sedalam-dalam nya
Tuk berjumpa sebongkah berlian yang tak ternilai harga nya
Bukan masalah ketemu atau tidak ketemu

Tapi wujud sabar, usaha dalam pencarian berlian itulah
Kami menyadari, betapa penting nya persaudaraan
kami ingin bersua kembali dengan kemesraan dalam bersaudara
Tuk sekedar mengayal tentang kehidupan, menikmati secangkir kopi bersama

Namun, hari ini kami masih melatih diri, menahan tuk berjumpa
Tuk saling menjaga, agar tak saling menularkan prasangka yang mungkin bersarang dalam hati kami

Tulungagung, 04 Mei 2020




Posting Komentar

0 Komentar