Puisi Cinta - Kami Takut, Tak di Jawab Dengan Cinta

“Kami Takut, Tak di Jawab Dengan Cinta”

(Oleh : Raf Soemitro)

Pernah merasa perjalanan kami terasa tak berguna
Merasa paling susah
Merasa paling berat
Merasa paling gagal dan menyerah dengan kehidupan
Kehidupan yang membuat kami murung dan terus murung setiap harinya
Selalu putus asa dengan keadaan yang menyelimuti diri kami

Pernah sedikit merasa ingin seperti orang lain
Bisa mengukir perjalanan yang begitu indah
Nafsu kami ingin seperti orang lain, terus membayangi
Kami seperti tak bisa menjadi diri sendiri

Merasa tak bangga menjadi diri ini
Berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun rasanya seperti di kalahkan oleh keadaan
Mungkinkah hanya prasangka, kami tidak tahu saat itu
Kami merasa menutup diri, tak pernah mencari solusi

Kami ingin bercerita, meminta solusi
Tapi kami takut, tak di jawab dengan cinta
Rasanya seperti hambar, muak dengan ketidakpastian tentang cinta
Merasa tak pernah ada yang mencintai, itu yang kami rasa

Akhirnya, di jalanan kami sandarkan cinta
Memandang kesana-kemari
Bertadabbur dengannya
Bersahabat dengannya
Untuk menemui jawaban
Apakah maksud dari semua ini?

Di pinggiran kota, jauh dari keramaian
Ada sebuah keluarga kecil, dengan bangunan reot
Nampak begitu bahagia dan senantiasa selalu bersyukur
Tak lupa canda tawa mereka, selalu menghiasi setiap harinya

Kami berjumpa dengan jawaban
Ternyata yang kami inginkan dulu, hanya sekedar materi
Yang kami tengok dulu, hanya orang-orang serba berkecukupan
Tak pernah sekali menengok orang-orang yang di bawah kami

Ternyata di balik keluhan kami itu semua
Masih ada jauh lebih sengsara
Namun tetap bahagia diselimuti canda tawa
Merasa malu dengan diri kami, yang tak bisa bersyukur
Hanya ada rasa mengeluh dengan semua keadaan

Kami berterima kasih
Di beri kesempatan melakoni perjalanan ini
Berjumpa dengan keluarga sederhana
Yang selalu huznudzon pada setiap keadaan
Bahwa hidup ini tidak melulu dengan keluhan
Karna sebanyak-banyaknya keluhan
Masih banyak di bawah yang tak seberuntung kami

 
Tulungagung, 13 Juni 2020

Posting Komentar

0 Komentar