Puisi Cinta "Titah Pertemuan"

"Titah Pertemuan"
(Oleh : Raf Soemitro)

Kamu itu berjuang untuk apa dan siapa?
Banyak orang bertanya-tanya seperti itu
Mungkin saja perkataan itu terus menggema dalam telinga mu

Kamu rela tak di hargai
Kamu rela tak di anggap
Kamu rela tak dapat imbalan
Bahkan berharap receh darinya saja
Kau di anggap seperti pengganggu tidur malamnya

Terus tujuanmu apa?
Banyak yang tak peduli dengan mu di luar sana
Banyak yang tidak senang dengan kehadiranmu
Terus sedikit mengorbankan waktu untuk dia untuk apa?

Bahkan ketika kamu butuh bantuannya
Dia selalu tak ada waktu dan menolak secara halus, agar engkau tak tersinggung
Seakan-akan dia lupa dengan jasa-jasamu
Mungkin kau merasakannya

Tapi kau tetap seperti biasa
Menurunkan ego-ego mu
Dan seperti tak ada apa-apa
Kau tetap tenang dan menjalani hidup seperti biasanya

Kau ini manusia seperti apa?
Rela tercabik-cabik
Menahan luka di atas kebahagian orang lain
Kau ini manusia seperti apa dan apa tujuan mu?

Kami tak punya tujuan 
Juga tak berharap apa-apa
Yang kami lakukan hanya atas dasar cinta
Sedari kecil kami seperti dibesarkan tak ada  rasa cinta
Dan kami rindu dengan cinta
Kami ingin tahu rasanya cinta
Kami ingin tahu bagaimana hebatnya cinta

Saat disisinyalah...
kami menemukan cinta
Menemukan kebahagiaan
Menemukan bahwa titah pertemuan
Adalah langkah awal menemukan persaudaraan 
yang telah kami idam-idamkan sejak dulu

Tulungagung, 05 Juni 2020

Posting Komentar

2 Komentar

  1. Kalau udah banyak puisinya kenapa ga kepikiran dibukukan mas. Terus upload deh di play store banyak pasti peminatnya yang beli. Lumayan ladang penghasilan loh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe, dereng kepikiran pak, niki mawon gheh niatnya damel hiburan mawon

      Hapus