Perempuan Selalu Benar

 


Perempuan Selalu Benar

(Oleh : RafSoemitro)




Sebenarnya aku mencintaimu itu atas dasar apa ?

Mengapa setiap aku melangkah perlahan-lahan

Hati dan fikiran selalu saja menggiringku pada sebuah opini

 

jika aku mencintai, menyayangimu, kelak engkau menghargai perjuanganku dan suatu saat aku menagih, engkau akan menerimaku untuk menemanimu berlayar mengarungi bahtera cinta sesungguhnya

 

Kenapa saat aku mencintaimu?

Tak sepenuh hati merawat senyummu

Dan mengapa harus ada embel-embel aku menagih mu

Agar engkau mengakui keberadaanku

 

Sejatinya cinta tak pernah mengenal paksa

Tetapi aku terus berfikir, Apa aku selama ini hanya menanamkan tanam paksa?

Sehingga, jika suatu kelak

Saat engkau sudah meraih apa yang kau idam-idamkan

Aku berharap engkau menulisku dalam sejarahmu, 

bahwa itu semua adalah jasaku

 

Mengapa aku tak pernah ikhlas?

Membuat mu tersenyum

Bagaikan bunga yang tak pernah berharap dengan tuannya

Dengan kerendahan hati, ia menyirami dengan penuh kasih sayang

 

Mungkin aku mencintaimu masih pada level bawah

Dimana bentuk fisik masih menjadi primadona

Yang terus mengurungku pada sebuah harapan

Jika suatu kelak, engkau yang menemaniku

 

Memang benar, perempuan tak pernah salah

Hanya ekspetasi lelaki saja

Yang tak dapat menerima kenyataan

Bahwa berharap lebih itu, hanya akan menyakiti, 

dan selalu akan menghukumi wanita sebagai dalang dari luka hatinya

 

Tulungagung, 2021

Posting Komentar

0 Komentar